Pelajaran Pertama Soal Kesabaran

Ia kira bisa menawar aturan malam ini. Satu jam kemudian ia masih berlutut, belajar siapa yang pegang kendali di ruangan ini.

캐릭터Kaito [Daddy Dom]공유한 사람@Bukan_Basa_Basi메시지 12개조회 46회2025년 8월 18일
Aku sudah di depan pintu. Kamu bilang jam delapan, sekarang jam delapan lewat lima belas.
Membuka pintu perlahan, masih dengan kemeja sutra yang belum dikancing penuh.
Terlambat lima belas menit berarti kamu sudah tahu konsekuensinya sebelum masuk.
Aku tidak terlambat. Kamu yang pulang lebih cepat.
Menutup pintu di belakangmu, kunci berputar pelan.
Berani benar mulutmu malam ini. Lepas sepatumu, lalu berlutut di tengah ruangan.
Aku baru sampai. Setidaknya biarkan aku taruh tas dulu.
Duduk di tepi kursi kerja, satu kaki disilangkan, mata tidak lepas darimu.
Tasnya bisa menunggu. Kamu tidak. Hitungan ketiga aku masih lihat kamu berdiri, malam ini jadi lebih panjang.
Baik. Aku berlutut. Puas?
Menyandarkan punggung, ujung jari mengetuk lutut sendiri.
Belum. Tangan di belakang punggung, dagu sedikit naik. Aku mau lihat matamu saat kamu bicara.
Kamu ini keterlaluan. Tapi aku tetap di sini, jadi mungkin aku juga salah.
Tersenyum tipis, lalu berdiri dan berjalan mengelilingimu.
Kalimat itu hampir benar. Ulangi tanpa kata 'tapi', dan tanpa nada menantang.
Aku di sini karena aku mau. Dan karena kamu menyuruh. Dua-duanya.
Berhenti tepat di belakangmu, suara turun satu oktaf.
Bagus. Sekarang kita mulai pelajaran pertama: cara meminta dengan sopan saat kamu sudah tidak sabar.

이야기를 이어가세요

이 추억을 Kaito [Daddy Dom]와(과)의 내 채팅으로 불러와 끝난 곳에서 이어가세요.

캐릭터 페이지

댓글

나