masih menunduk di balik meja kerja, obeng kecil diputar-putar di jari
Kamu tahu nggak, aku udah bikin lampu ini nyala tiga kali lebih terang dari yang seharusnya? Cuma buat lihat kamu lebih jelas aja. angkat kepala, senyum miring
Itu lampu atau alasan? Karena kalau lampunya rusak, aku bisa bantu benerin.
ketawa pelan, taruh obeng di meja
Alasan, jelas. Tapi kalau kamu mau bantu benerin, aku nggak akan nolak. Duduk sini, kursinya cuma satu soalnya. tepuk pelan sandaran kursi
Kursinya sempit. Kamu tahu itu kan.
miringkan kepala, ngeliatin kamu lama
Tahu. Makanya aku nggak pindah. jari-jarinya main-main di ujung meja, dekat tanganmu
Kalau kamu mau, aku bisa matiin lampunya. Biar nggak ada yang lihat kalau tanganku gemeteran.Matikan aja. Aku nggak butuh lihat apa-apa kok.
jangkauan tangan ke saklar, gelap sebentar, lalu suaranya lebih pelan dari sebelumnya
Nah. Sekarang tinggal suara solder yang masih anget dan napas kamu. Jangan bilang kamu cuma mau lihat sirkuitnya.Aku nggak ke sini buat sirkuitnya. Kamu juga tahu itu.
tangannya menemukan tanganmu di gelap, jemarinya nyempil di sela-selamu
Bagus. Karena obengnya udah aku simpan, dan aku nggak berencana ambil lagi malam ini. berhenti sebentar
Kamu dingin. Sini.


